Showing posts with label Tips Budidaya. Show all posts
Showing posts with label Tips Budidaya. Show all posts

Monday, October 18, 2010

Serangan ‘Patek’ pada cabai

Penyakit Patek atau Antracnose disebabkan oleh seranggan cendawan atau jamur Colletrotricum capsici atau Gloesporium piperatum. Seranggan cendawan ini meningkat pada saat musim hujan. Cendawan ini menginfeksi buah cabai dengan membentuk bercak hitam kecoklatan yang kemudian meluas menjadi busuk lunak.
Jika seranggan berlanjut buah cabai cenderung kering dan mengerut seperti mumi. Untuk mengatasi serangan penyakit ini memang sulit, karena tingkat penyebaran nya yang begitu cepat. Namun kita dapat melakukan langka-langkah pencegahan seperti berikut :

Macam – macam Pupuk Majemuk dan Kegunaannya

Variasi analisis pupuk majemuk sangat banyak . Meskipun demikian perbedaan variasinya bisa jadi sangat kecil , misalnya NPK 15:15:15 dan NPK 16:16:16. Berikut ini gambaran fungsi beberapa jenis analisis pupuk majemuk.
Variasi analisis, seperti 15:15:15 , 16:16:16, dan 20:20:20 menunjukkan ketersediaan unsur hara yang seimbang. Fungsi pupuk majemuk dengan variasi analisis seperti ini antara lain mempercepat perkembangan bibit, sebagai pupuk awal penanaman, dan sebagai pupuk susulan saat tanaman memasuki fase generatif, seperti saat mulai berbunga atau berbuah.

Tuesday, September 28, 2010

Mengatasi Serangan Keriting pada Tanaman Cabai

Gejala daun mengeriting pada tanaman cabai dapat disebabkan oleh serangan hama Thrips dan Mite, yaitu kutu daun. Serangga menyerap cairan pada daun, terutama daun muda sehingga daun tidak dapat tumbuh normal dan nampak mengeriting. Jika ditemukan gejala daun mengeriting ke atas maka penyebabnya adalah serangga Thrips. Sedangkan gejala daun mengeriting ke bawah maka penyebabnya adalah serangga Mite.

Sunday, September 26, 2010

Tips Mengendalikan Virus Pada Cabai

          Dalam budidaya tanaman cabai tidak terlepas dari serangan virus, terutama virus kuning (kelompok Gemini Virus) yang sudah endemik di Indonesia khususnya di Pulau Jawa. Vektor atau penyebar virus ini salah satunya adalah Kutu Kebul (Bemisia tabaci).

Borax untuk pupuk cabai

Borax merupakan bahan kimia yang mengandung boron, dalam borax terkandung 10,6% senyawa boron. Borak adalah alternative bahan yang dapat digunakan sebagai sumber unsur boron. Pada umumnya petani menggunakan pupuk dengan kandungan Borate. Boron termasuk unsur mikro yang dibutuhkan oleh tanaman cabai. Boron pada cabai diperlukan untuk membentuk protein, pembentukan buah, dan perkembangan akar. Bila tanaman kekurangan unsur ini maka gejala yang tampak adalah pemendekan ruas-ruas tanaman, batang menjadi keropos, dan buah menjadi rontok.

Saturday, September 25, 2010

Sterilisasi tanah untuk Budidaya Tanaman

Untuk menekan serangan hama dan penyakit perlu dilakukan sterilisasi tanah. Bahan kimi yang dapat digunakan untuk sterilisasi tanah antara lain Basamid 3G, Vapan , Furadan 3G dan lain sebagianya. Namun sterilisasi tanah dengan bsamid G lebih efektif karena dapar berfungsi sebagai insektisida (membunuh lata tanah), herbisida (membunuh gulma/rumput), nematisida (membunuh cacing tanah), dan fungisida (membunuh cendawan). Apabila menggunakan basamid 3G dosisi yang dapat diberikan adalah 40 g/m2 luas tanah.

Pengapuran Pada Budidaya Tanaman

              Pengapuran tanah berfungsi untuk meningkatkan pH tanah agar sesuai dengan syarat tumbuh tanaman, juga untuk memperbaiki struktur tanah, menigkatkan aktifitas organism tanah dalam membantu proses penguraian bahan organic tanah (berate mempercepat tersedianya unsure hara  tanah). Menurunkan zat yang bersifat racun (aluminium, mangan, dan besi) tanpa menghilangkan zat-zat yang penting lainnya, menambah unsure hara phospat (P), Molibdenum (Mo), kalsium (Ca), dan magnesium (Mg) dan meningkatkan pertumbuhan tanaman.